Lomba Unjuk Karya digelar guna memotivasi pemelajar BIPA memelajari Bahasa Indonesia, mendorong pemelajar BIPA melakukan aksi nyata dengan karya dalam Bahasa Indonesia lewat media jurnalistik, vlog, dan pidato, serta menumbuhkan rasa makin mencintai seni dan budaya Indonesia.
Pengumuman tersebut tertera dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 494/E/O/2021 tentang izin pembukaan Program studi Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia, yang diserahkan langsung oleh Ketua LLDIKTI Wilayah III, Agus Setyo Budi, kepada Rektor Uhamka, Gunawan Suryoputro, dan didampingi oleh Badan Pembina Harian Uhamka.
Sebuah editorial dalam bahasa Inggris China Daily pada Senin (15/11) mengatakan bahwa kemungkinan Xi akan memberi kesan kepada Biden bahwa Beijing bertekad untuk mewujudkan reunifikasi nasional di masa mendatang tidak peduli biayanya.
Status sebagai warisan budaya tak benda tak menjamin keberlangsungan Sastra Mendu di Kalimantan Barat. Dikatakan, budaya tradisional asli ini nyaris terlupakan keberadaannya oleh generasi muda.
Salah satu bukti keterlibatan tokoh-tokoh agama Islam dalam penyusunan dasar dan ideologi Pancasila, itu adalah digunakannya terminologi Alquran, hadis serta bahasa Arab untuk menyusun sila-sila dalam Pancasila.
Presiden Joko Widodo menjelaskan, Sumpah Pemuda mengingatkan betapa pentingnya kata Satu; Satu Tanah Air, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, Indonesia. Menjadi kata kunci terwujudnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara.
Kepala Badan Bahasa Yogyakarta, Imam, menjelaskan cara pementasan wayang beber berbeda dengan wayang kulit, karena unsur pedalangannya memiliki kekhasan.
Banten yang multilingual dan multikultural seolah dipersatukan oleh sebuah seni pertunjukan bernama ubrug yang tersaji dalam ragam bahasa sunda, jawa, dan melayu betawi.
Penyebabnya, penutur bahasa-bahasa tersebut jumlahnya semakin sedikit. Sementara kehilangan suatu bahasa berarti kehilangan budaya masyarakat penuturnya.
Syaiful menuturkan, berdasarkan data indeks literasi Alibaca yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikburistek) pada 2019 lalu, indeks literasi provinsi NTT hanya mencapai 29,83 persen yang termasuk dalam kategori rendah.