Awal bulan ini, Raja Salman mengusulkan mengadakan dua pertemuan puncak di Mekah pada akhir 30 Mei untuk membahas "agresi dan konsekuensinya" yang baru-baru ini terjadi di kawasan itu.
Zarif mengatakan negaranya ingin membangun hubungan yang seimbang dengan tetangga-tetangga Teluk Arab.
Kunjungannya itu sehari setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan 1.500 tentara tambahan ke Timur Tengah.
Impor Saudi tumbuh 6,30 juta ton, atau 1,53 juta barel per hari (bph) setiap hari, dibandingkan dengan 1,07 juta bph pada periode tahun lalu.
Putusan pengadilan Prancis bermotivasi politik dan bertentangan dengan prinsip-prinsip perjanjian nuklir Iran serta aturan internasional lainnya.
Presiden AS, Donald Trump juga mengklaim bahwa tentara tambahan yang dikerahkan ke Timur Tengah hanya bersifat melindungi pasukannya.
Dengan dalih keadaan darurat nasional karena ketegangan dengan Iran, kongres yang menok keras penjualan sentara tersebut pun tidak bisa berbuat banyak pada Jumat (24/5) waktu setempat.
Murphy mengatakan Trump bisa saja menjadikan dalil ketegangan dengan Iran untuk membenarkan memasok lebih banyak senjata ke Arab Saudi.
Utusan AS di Baghdad mengatakan Washington telah membebaskan Baghdad dari beberapa sanksi anti-Iran.
Ada kesamaan yang signifikan antara kebohongan pemerintahan Bush jika dibanding dengan Trump saat ini.