Kembali pada perjanjian nuklir tahun 2015 yang Iran capai dengan enam negara adidaya adalah satu-satunya cara untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Perjanjian multilateral masih dapat berjalan meskipun tanpa Amerika Serikat (AS).
Iran tidak akan melakukan negosiasi di tingkat apa pun dengan Amerika Serikat (AS).
Trump lebih yakin yang melakukan serangan itu adalah Iran, bukan Yaman
Padahal Washington pada Minggu (15/9) kemarin menuding Iran sebagai dalang atas serangan drone yang menargetkan pabrik minyak Arab Saudi.
Iran menduduki peringkat pertama di bidang teknologi rudal di antara negara-negara Timur Tengah dan berdiri lebih unggul di tingkat global.
Pompeo menuding Iran sebagai dalang serangan terhadap pabrik minyak Saudi, yang menyebabkan pemangkasan setengah dari produksi kerajaan.
AS harus mempertimbangkan untuk membom kilang minyak Iran, jika Teheran terus meningkatkan pengayaan nuklirnya ke tingkat yang lebih tinggi.
Petropars, anak perusahaan National Iranian Oil Company (NIOC) yang dikelola negara, akan memproduksi gas 500 juta kaki kubik per hari dari ladang tersebut.
Iran tidak akan berkompromi dengan pemerintah lain dalam hal melindungi hak-hak warganya.