Anggota DPR RI ini mengamini partainya menginginkan pasangan calon (paslon) yang akan bertarung pada kontestasi politik 2024 lebih dari dua orang. Golkar bahkan tak masalah jika nantinya Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.
Silaturahmi tidak berarti keluar koalisi. Kita memandang pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Mbak Puan Maharani dari PDI Perjuangan sebagai silaturahmi yang lumrah. Kita menghargai langkah politik AHY yang menjalin pertemuan dengan Puan Maharani, silaturahmi antar anak bangsa juga dikembangkan di PKS, jadi gak ada masalah.
Kecuali pertemuan itu dalam rangka perdebatan, yang substansial tentang misalnya dalam rangka membuka platform koalisi ke depan. Bahwa kalau calon ini berkuasa akan melakukan ini, itu. Tapi kalau partai ini berkoalisi dengan partai ini, maka hal-hal ini yang akan dilakukan. Itu sama sekali tidak ada.
Pertamina ini segera mencari koalisi untuk menggarap blok tersebut
Sampai saat ini baik Gerindra maupun PKB masih terus melakukan penjajakan dan komunikasi ke beberapa partai lainnya yang ingin bergabung ke koalisi.
Syarief Hasan : AHY, Tokoh Bangsa yang Konsisten
Sebagai pemimpin koalisi, Anies sekaligus akan mampu membangun orkestrasi yang harmoni antara parpol koalisi Demokrat, PKS dan NasDem dengan rakyat dan relawan.
Jika Gerindra terima Erick Thohir, PKB bisa pikirkan koalisi alternatif
Saya kira kan gini, enggak perlu lah, ini kan kaya koalisi itu sesuatu yang formal, permanen gitu ya, jadi kalau kemudian masing-masing nanti ternyata putusan paslonnya berbeda-beda ya enggak usah perlu ada pernyataan formal bubar pun dengan sendirinya koalisi itu akan berakhir.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan Konsolidasi Partai Golkar Kebumen, Bamsoet Minta Kader Bersabar Terkait Koalisi Capres/Cawapres 2024