Pemerintah Mesir menyatakan dukungannya kepada Arab Saudi dalam menghadapi segala jenis intervensi terhadap urusan dalam negeri negara tersebut.
Kebijakan itu berakibat pada pemindahan semua pasien Saudi, dari rumah sakit Kanada ke rumah sakit di luar Kanada.
Arab Saudi memutuskan hubungan dengan diplomatik menyusul tekanan Kanada untuk membebaskan aktivis yang dipenjara
Arab Saudi mengumumkan penghentian sementara pengiriman minyak melalui perairan itu pada 25 Juli setelah dua kapal induk minyak mentahnya diserang oleh milisi Houthi di Yaman.
Human Rights Watch mengatakan Arab Saudi menangkap aktivis hak-hak perempuan, Samar Badawi dan Nassima al-Sadah. Puluhan aktivis hak perempuan sudah diamankan sejak Mei.
Sebelumnya, sumber-sumber lokal Yaman mengumumkan, Rumah Sakit Al-Hudaydah di Yaman barat diserang para pejuang Saudi, yang menewaskan 26 orang dan melukai 35 lainnya.
Al-Hudaydah adalah satu-satunya jalur untuk bantuan kemanusiaan ke negara Yaman yang dilanda perang. Diperkirang 70 persen bahan makanan dan bantuan farmasi masuk ke negara itu melalui pelabuhan.
Aktivis itu ditangkap karena mengkampanyekan hak perempuan untuk mengemudi dan mengangkat sistem perwalian laki-laki, dalam dua hari terakhir.
Kejadian itu kali keduanya berturut-turut mencegah pesawat Rusia dari mendarat di Bandara Sana`a untuk bantuan kemanusiaan.
Yaman juga menyerang kilang perusahaan ARAMCO di Riyadh pekan lalu dengan pesawat tak berawak jarak jauh, Sammad-2.