Ternyata suasana perayaan lebaran tak hanya dirasakan oleh masyarakat di negeri mayoritas muslim saja melainkan beberapa negara non-muslim juga punya cara sendiri merayakannya.
Sanksi Amerika Serikat (AS) selain menyebabkan rasa sakit luar biasa dan kerugian bagi rakyat Iran selama bertahun-tahun, juga menyebabkan pencapaian besar bagi Negeri Para Mullah, seperti swasembada dalam banyak produk.
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar melantik 124 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.
Mencermati penjelasan Menkeu Sri Mulyani Indrawati soal skema penempatan dana Pemerintah di bank-bank penyangga likuiditas dalam negeri atau bank jangkar sebesar Rp 87,59 triliun, tampak sekali kebijakan ini kian kehilangan arah alias ngawur.
Kementerian Dalam Negeri (MOI) Saudi mengatakan, terdapat sejumlah konsekuensi berbeda-beda bagi para pelanggar protokol Covid-19 yang telah ditetapkan oleh Kerajaan Saudi.
Melawan sanksi ekonomi Gedung Putih yang keras terhadap Iran dan Venezuela, Negeri Para Mullah mengirim banyak bahan bakar ke negara Amerika Latin itu.
Pemerintah dalam waktu dekat akan mengumumkan skema baru mengenai penempatan dana Pemerintah di bank-bank dalam negeri yang ditunjuk sebagai Bank Jangkar, atau Anchor Bank.
Regulasi tersebut tertera dalam Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 7 Tahun 2020, tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta.
SBMPN merupakan jalur seleksi yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi bidang vokasi, khususnya Politeknik dan Politani Negeri di seluruh wilayah Indonesia.
Hingga saat ini telah 11 ribu desa yang telah salurkan BLT di 300 Kabupaten di 32 provinsi