Sungguh memalukan bahwa Tunisia, yang telah menyaksikan transisi demokrasi dan revolusi melawan tirani dan kediktatoran, akan menerima seorang penjahat yang tangannya diwarnai dengan darah warga Saudi dan Yaman
Rumor itu muncul satu bulan setelah kunjungan bersejarah PM Netanyahu ke Oman
Harga minyak turun 7 persen pada Jumat (23/11) menandai harga terendah untuk minyak mentah dalam lebih dari setahun.
Sengketa terbaru antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan CIA menyangkut kasus Jamal Khashoggi adalah satu lagi putaran dalam perebutan kekuasaan Washington.
Darah Khashoggi masih hangat, pembunuh Bin Salman tidak diterima di Tunisia.
Kebijakan baru tersebut untuk melindungi ketertiban umum, memperkuat persatuan nasional, melestarikan tatanan sosial, dan melestarikan nilai-nilai dan kebajikan.
Permintaan itu diajukan saat pertemuan para menteri kehakiman Liga Arab di Khartou.
laporan intelijen AS (CIA) terkait keterlibatan Pangeran Mahkota Saudi, Mohammad bin Salman dalam skandal pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi hanya prasangka.
Mohammed bin Salman akan menghadiri pertemuan G20 di Buenos Aires pada akhir bulan yang juga akan dihadiri oleh para pemimpin dari Amerika Serikat, Turki dan negara-negara Eropa.
Perancis memberlakukan larangan perjalanan pada 18 warga Saudi terkait pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashogg.