Pasca penetapan Ketua Umum Partai Golkar sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), partai berlambang pohon beringin itu terus mengalami tren penurunan.
Opini publik terhadap Partai Golkar terus mengalami tren penurunan. Hal itu pasca penetapan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kuliah akbar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu digelar di stadion Sumantri Brojonegoro.
Pemerintah lebih baik mengoptimalkan peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketimbang membentuk Densus Antikorupsi
Ketua DPR RI Setya Novanto (Stnov) bersama Pimpinan DPR lainya dan Ketua Banggar mendukung Perhelatan akbar Annual Meetings Internasional Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB) Group 2018 di Bali.
Permintaan agar Setnov mundur dari pimpinan partai Golkar datang dari Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Akbar Tandjung.
Pelantun lagu ‘Lidah Tak Bertulang’ mengungkapkan bahwa konser akbar Synchronize Festival sangat bagus lantaran banyak menampilkan band-band anak muda
Patrialis sebelumnya divonis delapan tahun dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan penjara oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Jakarta.
Merspon putusan itu, Basuki dan Jaksa KPK memutuskan tak mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tipikor Jakarta.
Majelis hakim menyatakan, Patrialis terbukti menerima suap dari pengusaha impor daging, Basuki Hariman dan stafnya Ng Fenny.