Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai salah satu bentuk nyata untuk mempertahankan nilai luhur Pancasila.
Dudung menyebutkan bahwa patung-patung itu hilang dari Markas karena diminta kembali oleh pembuatnya, yakni Pangkostrad terdahulu, Letjen (Purn) Azym Yusri Nasution.
Prinsip kembali pada keluarga, patuh pada orang tua, laksanakan sholat 5 waktu secara tekun, pelajari intisari agama yang fokus, berbuat bagi kepada sesama agar kita meraih ridlo Allah
Nggak usah ada respon. Kalau merespon itu buang-buang waktu
Pancasila merupakan kesepakatan dan permufakatan para pendiri bangsa yang harus dipertahankan sampai kapanpun.
Peristiwa ini semakin menunjukan bahwa selain Jas Merah, bangsa ini juga harus terus mengingat Jas Hijau, agar adil terhadap sejarah.
Kiai Hasyim mengingatkan semangat keagamaan yang mulai kendor, di mana dakwah Islam bersaing dengan anjuran yang bertentangan dengan Islam, termasuk paham komunisme (PKI).
Pancasila membuktikan keberadaannya sebagai ideologi menyatukan, sehingga kemudian setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Pemerintah hanya melarang bila penayangannya menimbulkan kerumunan yang dapat melanggar protokol kesehatan COVID-19