Indonesia berupaya untuk mengajak negara dan masyarakat dunia untuk mewujudkan kehidupan berkelanjutan dengan kembali ke akar budaya.
Saat ini perkembangan UMKM di Indonesia sangat membantu pertumbuhan ekonomi pascapandemi Covid-19. Sebab, kontribusi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sekitar 67 persen dari sektor UMKM.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak pemuda Indonesia memanfaatkan program pengembangan Talenta Digital agar bisa mengoptimalkan transformasi digital pascapandemi Covid-19.
Mayoritas BUM Desa dan BUM Desa Bersama masih melakukan transaksi selama pandemi Covid-19.
Untuk menjalani kenormalan baru di masa pascapandemi tentunya sejumlah instrumen pendukung antara lain laboratorium test swab, alat pelacak di area publik dioperasikan dengan tata kelola yang memiliki standarisasi yang jelas.
Kendati demikian penggunaan 40% dana desa untuk BLT tersebut tetap tergantung kondisi di masing-masing desa.
Gus Halim berharap bantuan dari Kemendes PDTT mampu menjadi pengungkit bagi desa-desa untuk terus meningkatkan dan mengembangkan potensi wisatanya masing-masing.
UNDP menyadari, imbas pandemi tidak hanya dirasakan pelaku UMKM, tapi juga kelompok masyarakat yang mengandalkan alam sebagai mata pencaharian, seperti petani dan nelayan.
Menurut Lestari, sejumlah sarana pendukung seperti antara lain vaksin, sejumlah peralatan test Covid-19 dan perlengkapan kesehatan lainnya diharapkan mampu dibuat oleh bangsa sendiri.
Desa wisata adalah game changer, dan merupakan suatu peluang yang memastikan kebangkitan Indonesia pascapandemi.