Joserizal juga menunjukkan temuan peluru tajam yang ditemukan relawan MER-C dalam di lokasi kerusuhan pada aksi 21-23 Mei 2019. Konon tima panas itu ditembakkan aparat ke korban.
Korban yang meninggal dalam demonstrasi akibat kekerasan, baik ditembak, dipukul dan dianiaya adalah merupakan kejahatan kemanusiaan.
Ketika pemerintah mencabut status itu, pelan-pelan relawan kesehatan akan menarik diri, sementara jumlah pasien masih banyak.