Prinsip penyelenggaraan pendidikan berbasis nilai kultural dan kemajemukan dicederai sejumlah praktik yang mengarah pada sikap diskriminatif dan intoleran.
Pernyataan Basarah didasari atas adanya propaganda di sebagian tengah-tengah masyarakat Indonesia yang masih mempertentangkan antara agama dan negara, antara Islam dan kebangsaan bahkan ingin mengadu domba antara golongan Islam dan golongan Nasionalis.
Zulkifli berharap dengan tambahan pimpinan membuat MPR semakin kuat dan selala menjadi garda terdepan untuk menjaga kemajemukan.
Fatayat NU menyatakan siap menjaga kebhinekaan dan kemajemukan di tengah maraknya hiruk-pikuk isu etnis, ideologis, dan agama yang terjadi di Indonesia.
Kemajemukan ini harus dijaga dan dipupuk guna mempertahankan keberagaman