Pada peringatan Haornas nanti harus ada pemecahan rekor MURI.
Sebagai momentum menggelorakan budaya olahraga di Tanah Air dan persiapan Indonesia dalam menghadapi event-event olahraga di tingkat Nasional maupun Internasional, peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) terus dilakukan
Peringatan Hari Olahraga Nasional ke-35 di wilayah timur Indonesia itu sekaligus menumbuhkan semangat berolahraga di luar pulau Jawa dan menyelaraskan kebijakan Presiden Joko Widodo terkait revolusi mental.
Puncak perayaan Haornas 2018 itu sendiri berlangsung di Stadion Kei Hara pada 9 September mendatang.
Dengan bersatu, olahraga kita akan semakin kuat, solid dan mampu memberikan grafik yang meroket.
Haornas adalah sebuah momentum awal berkembangnya olahraga di Indonesia dengan peristiwa PON.
Dalam acara puncak Haornas ke-34, Menpora juga turut dalam pencampuran tanah dan air dari 90 kabupaten dan kota di Indonesia ke dalam sebuah wadah berbentuk bola dunia.
Masyarakat yang gemar dan mencintai olahraga adalah dasar dari lahirnya prestasi olahraga, sehingga dirinya pun ingin membidik prestasi dari tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan olahraga.
Menpora mengawali pencampuran tanah dan air itu ke dalam kendil tanah liat, disusul tamu undangan termasuk Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan berikutnya masyarakat.
Perayaan Haornas 2017 awalnya direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, tapi lantaran padatnya agenda membuat rencana tersebut urung terlaksana.