Polisi menembakkan granat suara ketika protes Palestina di kompleks masjid sangat sensitif, juga disebut Haram Al Sharif.
Tentara Palestina konon dipersenjatai dengan senapan serbu, rudal anti-tank, dan granat tangan, yang salah satunya dilemparkan ke pasukan Israel, menurut keterangan militer di Twitter.
Perangkat tersebut berhasil diledakkan dengan aman oleh petugas, setelah pertama kali diketahui berada di pabrik makanan ringan Calbee, pada Sabtu (2/2) kemarin.
Tiga hari berselang, serangan granat terjadi di masjid Kota Zamboanga yang menewaskan 2 orang dan 4 lainnya luka-luka. Banyak dari korban adalah para ulama yang tengah terlelap.
Situasi saat bentrok di kawasan perbelanjaan Champs-Elysées, polisi menembakkan gas air mata, granat kejut dan meriam air.
Dua orang tak dikenal melemparkan sebuah granat saat pertemuan keagamaan di India Utara, Minggu (18/11). Sedikitnya tiga orang tewas dan melukai 10 lainnya.
Perempuan tersebut diamankan, sementara penumpang lainnya dievakuasi, dan jadwal pemberangkatan kereta ditunda.
Tentara Israel menyerbu kompleks itu. Mereka menembakkan gas air mata dan granat ke arah para jamaah yang hendak menunaikan salat Jumat.
Tetapi di beberapa provinsi para pejuang itu membawa peluncur-peluncur roket, granat dan amunisi lain.
Video tersebut menunjukkan sepasang warga Palestina menggendong seorang bayi ketika tentara Israel menembakkan granat kejut ke arah mereka.