Satu dari empat orang yang terinfeksi dengan virus corona baru atau covid-19 mengalami kerusakan otak.
Pentagon mengatakan pada Jumat (21/2), 110 anggota layanan didiagnosis cedera otak traumatik setelah serangan Iran pada 8 Januari.
Seorang ahli bedah otak di London meminta seorang pasien memainkan biolanya selama pengangkatan tumor
Operasi yang disebut pengecut dilakukan di bawah arahan langsung Presiden AS Donald Trump dan Departemen Pertahanan AS bertanggung jawab penuh atas pembunuhan itu.
Sebanyak 45 anggota militer Amerika Serikat telah didiagnosis dengan cedera otak traumatis yang berasal dari serangan rudal Iran
Presiden AS, Donald Trump pada awalnya mengklaim tidak ada pasukan AS yang terluka dalam serangan itu.
Pentagon menempatkan jumlah orang yang terluka setelah serangan Iran itu sekitar 34 orang.
50 tentara AS mengalami cedera otak traumatis, pasca serangan rudal Iran di pangkalan militer Ain al-Asad di Irak barat pada awal bulan ini.
Lebih dari 30 anggota layanan AS menderita cedera otak traumatis (TBI) setelah Iran menyerang pangkalan udara Ain al-Assad dalam menanggapi pembunuhan Mayor Jenderal Qassem Soleimani.