Serbuan Hamas atas Israel adalah akibat penyerangan pendudukan Israel yang terus menerus terhadap Masjid Al-Aqsa, aneksasi atas tanah warga Palestina, provokasi sentimen anti-Palestina, Yahudisasi yang terus meluas, dan blokade dan isolasi Jalur Gaza sejak tahun 2006 yang menyebabkan krisis kemanusiaan yang sangat parah.
Respon yang ditunjukkan beberapa negara besar seperti AS dan Inggris sangat pro Israel. Ini tentu saja tak akan menyelesaikan akar masalah. Jika ingin menurunkan tensi konflik di sana, negara-negara besar harus bersikap adil dan netral.
Berteman dengan Bella Hadid, Kylie Jenner Dikecam Netizen Setelah Postingan Pro-Israel
Benjamin Netanyahu Nyatakan Perang dengan Hamas, Bruno Mars Terpaksa Batalkan Konser di Israel
Israel dan Hizbullah di Lebanon Juga Saling Tembak Artileri dan Roket
Serangan Udara Israel Hantam Gaza, Korban Tewas Mencapai Ratusan Orang
Amerika dan NATO yang saat ini sedang menanggung bebannya masing-masing sebagai akibat dari perubahan politik global dan juga perang Rusia-Ukraine sebaiknya tidak ikut memutarbalikkan fakta dengan menyatakan Hamas sebagai teroris.
Palestina Didukung Iran, Ukraina Kutuk Hamas, Rusia Serukan Gencatan Senjata
Mendadak Serang Israel, Hamas Tewaskan 40 Orang dan Ratusan Terluka
Buka Hubungan dengan Israel, Saudi Dapatkan Pakta Militer dengan AS