Presiden Jokowi telah menunjuk Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan posisi Jenderal Gatot Nurmantyo. Diharapkan, Panglima TNI yang baru dapat profesional dan netral.
Diakhir pergantian Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo diminta untuk tidak mengeluarkan kebijakan strategis termasuk mutasi para perwira tinggi TNI.
Presiden Jokowi menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan posisi Jenderal Gatot Nurmantyo.
Komisi I DPR menunggu proses di pimpinan DPR dan Badan Musyawarah (Bamus) DPR terkait calon Panglima TNI yang telah diserahkan Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan posisi Jenderal Gatot Nurmantyo.
Presiden Jokowi menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan posisi Jenderal Gatot Nurmantyo.
Presiden Jokowi mengirim surat pemberhentian secara hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan mengusulkan nama Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI.
Hasil survei nasional Poltracking Indonesia menempatkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih di bawah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai figur yang layak untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Hasil survei nasional Poltracking Indonesia menempatkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi teratas sebagai figur yang layak untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.