Ketua DPR RI Puan Maharani menerima Pengantar Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkap ada berbagai isu yang menjadi perhatian dewan, salah satunya aturan tentang HGU di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia juga mengungkap berbagai hasil kinerja DPR periode 2019-2024.
Pidato tadi saya rasa baik sekali untuk mengingatkan gender perspektif untuk pemerintah ke depan juga selalu melibatkan perempuan harus ada her story, bukan his story.
Puan menekankan perjuangan politik seharusnya diikuti dengan nilai-nilai berbangsa dan bernegara.
Saya tidak meragukan pasti sudah berbuat semaksimal mungkin beliau bisa lakukan untuk Indonesia.
Jokowi tak perlu meminta maaf terlalu panjang. Yang paling penting itu adalah bagaimana mengevaluasi untuk menjadi masukan kepemimpinan republik Indonesia yang berikutnya, agar apa yang telah dicapai dengan baik tentu diteruskan. Sementara yang tidak baik tentu dikoreksi.
Saya kira nanti tanggal 19 (Agustus) akan diumumkan. Diumumkan pasangan calon gubernur DKI secara resmi pada tanggal 19.
Ketua DPR RI Puan Maharani kembali berbicara soal keadilan yang harus menunggu viral dulu di mana fenomena ini seperti telah menjadi keniscayaan di Indonesia.
Ketua DPR RI Puan Maharani membahas perihal politik tanpa nilai di dalam Sidang Bersama DPR dan DPD tahun 2024.
Menurut Puan semua masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan menciptakan demokrasi yang berkualitas.