Kritikan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief kepada capres Prabowo Subianto dinilai positif. Hal itu bertujuan agar Prabowo lebih giat untuk melakukan kampanye.
Capres-cawapres, Jokowi-Ma`ruf Amin disebut sebagai pasangan jas merah dan jas hijau. Dimana, Jokowi-Ma`ruf mewarnai sejarah Indonesia.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak mempermasalahkan jika pasangan capres-cawapres menggelar silaturahmi ke pesantren. Namun, bukan dalam rangka melakukan kampanye.
PKS melarang kepala daerah untuk menjadi tim sukses (Timses) pemenangan pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2019 mendatang.
PKB memastikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendukung pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma`ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang.
Ketika menyatakan siap untuk maju sebagai cawapres, Ma`ruf Amin memiliki tugas untuk menjaga negara dan agama demi keutuhan Negara Kesatuan Rapublik Indonesia (NKRI).
Meski usia sudah tua, cawapres Ma`ruf Amin mengaku memiliki semangat muda untuk kepentingan bangsa dan negara. Hal itu menjadi alasan Ma`ruf bersedia untuk mendampingi Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Tim pemenangan capres-cawapres Jokowi-Ma`ruf Amin mengingatkan agar bangsa Indonesia khususnya kaum milenial tidak terjebak dengan berita bohong atau hoax.
Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa didiskualifikasi dalam kontestasi Pilpres 2019. Hal itu jika terbukti terlibat dalam skenario hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet.
Akibat ulah kebohongan Ratna Sarumpaet, calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepada publik.