Gerakan Ibu Jakarta (GIJ) menggelar deklarasi dukungan kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) 2019.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memiliki potensi yang cukup besar sebagai calon wakil presiden (Capres) untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 nanti.
Mendagri Tjahjo Kumolo diminta untuk mempertimbangkan kembali terkait usulan dua perwira tinggi Polri sebagai pejabat gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Jawa Barat (Jabar).
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) paling berpotensi untun mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon wakil presiden (Cawapres) dari tokoh muslim.
Lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dinilai bertentangan dengan ajaran agama yang ada di Indonesia. Untuk itu, sudah seharusnya LGBT ditolak.
Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membantah pernyataan Ketua MPR Zulkifli Hasan terkait persetujuan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) oleh sejumlah fraksi di DPR.
Sudirman, menurut Muhaimin, merupakan sosok yang sarat pengalaman, namun tidak jumawa.
Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Pilpres 2019 diprediksi dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pertarungan antara Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto.
Selain Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, publik sedang mencari calon alternatif untuk Pilpres 2019.