Tiongkok dan India komitmen akan mengimpor minyak Iran terlepas dari keluarnya Amerika Serikat (AS) dari perjanjian nuklir Iran dan tekanan Gedung Putih ke negara-negara lain untuk mengikuti sanksi Washington ke Iran.
Soal perusahaan-perusahaan Iran di pabrik minyak, gas dan listrik, ia mengatakan, Irak yang mengikuti sanksi AS terhadap Iran akan sangat merugikan ekonominya.
Minyak mentah Brent berjangka LCOc1 berada di USD72,88 per barel (pb), naik 7 sen dari penutupan terakhir mereka. Sedangakan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 naik 16 sen menjadi USD67,79 (pb).
Tentu saja dalam jangka pendek, tidak ada masalah serius tentang pasokan, tetapi seperti yang kami katakan dalam laporan itu, bahwa kita tidak bisa melepaskan diri dari kenyataan di akhir tahun.
Pekan lalu, para pejabat China menolak permintaan AS untuk memotong impor minyak Iran. Meski begitu, mereka menekankan bahwa impor China mungkin tidak akan naik lebih jauh dari level saat ini.
Minggu sebelumnya, Saudi membekukan perdagangan baru dengan Kanada dan mengusir duta besar Kanada dari negara tersebut menyusul perselisihan kedua negara.
Pemerintah kembali memberikan perlakuan istimewa bagi Palestina dengan membebaskan bea masuk dua produk asal negara timur tengah tersebut yakni kurma dan minyak zaitun.
Arab Saudi mengumumkan penghentian sementara pengiriman minyak melalui perairan itu pada 25 Juli setelah dua kapal induk minyak mentahnya diserang oleh milisi Houthi di Yaman.
Perusahaan raksasa minyak utama China telah berhenti mengimpor minyak dari Amerika Serikat karena eskalasi perang perdagangan antara kedua negara.
Francis Fannon, asisten sekretaris negara AS untuk Biro Sumber Daya Energi, baru-baru ini di China untuk membahas sanksi.