Sumber-sumber dari pengguna media sosial Twitter di Turki mempublikasikan tentang latar belakang polisi itu.
Sampai saat ini polisi baru bisa mengungkapkan identitas pelaku yang diketahui bernama Irwansyah, kelahiran Bekasi 28 Mei 1984
Polisi menemukan sejumlah benda di rumah terduga teroris antara lain dua jerigen cairan zat kimia, paku, peralon, tas rangsel, dan telepon genggam.
Polisi mengatakan bahwa bom paku buatan itu menyala dan terbakar tetapi tidak meledak.
Kombes Suhadi memaparkan, penangkapan guru itu terjadi pada Kamis (15/12) saat petugas polisi menyamar sebagai pembeli.
OCA juga mengusulkan agar pengaturan keamanan yang dilakukan oleh Polisi dan TNI tidak boleh terlalu berlebihan.
Andi Arief 45 tahun saat dihubungi Jurnas.com Selasa (13/12) malam mengatakan bahwa dia akan melaporkan balik orang yang melaporkannya ke polisi.
Polisi melakukan menggeledahan rumah mertua Nur Solihin, bernama Winarto selama sekitar satu jam.
Polisi menyatakan, seorang perempuan anggota jaringan itu, Dian N Yulia (27), akan menjadi pelaku pemboman dengan cara bom bunuh diri.
Dengan penangkapan SY alias Abu Izzah, maka polisi telah mengamankan empat terduga teroris yang diduga merupakan jaringan Bahrun Naim