Komisi IV DPR RI menyoroti sejumlah hal terkait Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) oleh Kementerian Pertanian (Kementan).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan, Kementan berupaya menyelesaikan mega proyek food estate seluas 30.000 hektar hingga akhir tahun 2020 di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Distribusi pupuk subsidi tetap mengacu pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) by name by address yang dilakukan Kementan
AWR sendiri berfungsi sebagai pusat data dan sistem kontrol pembangunan pertanian nasional berbasis teknologi yang dimiliki oleh Kementan. Sistem ini nantinya akan digunakan sebagai pemicu tumbuh kembangnya produksi di atas angka rata-rata.
Pengembangan kawasan Food Estate Hortikultura menjadi salah satu program super prioritas Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun ini.
Kostratani dibentuk untuk mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada tingkat kecamatan.
Komoditas hortikultura akan dibuat lebih sistematis dengan pola gerakan mendorong produksi, gerakan mendorong daya saing, dan gerakan ramah lingkungan hortikultura.
Kementan berharap semua penyuluh bisa mendekatkan diri dengan para pimpinan daerah baik walikota maupun bupati untuk menjalin sinergitas dalam membangubln sektor pertanian nasional.
Kehadiran Kostratani menjadi sarana edukasi bagi pelaku pertanian yakni penyuluh, petani, dan kelompok tani (poktan).
Tujuan Kostratani adalah pemenuhan sarana, prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM Pertanian dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di kecamatan berbasis teknologi informasi.