Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Azis Syamsuddin mengaku sudah mengajukan bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadi bencana nasional.
Partai Demokrat menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di sejumlah tempat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini berasal dari DPP, ditambah dengan swadaya para anggota DPR/DPRD serta kader setempat.
Kementerian Sosial telah menyalurkan santunan korban meninggal gempa Sulawesi Barat kepada 108 ahli waris dan santunan korban banjir NTT kepada 120 ahli waris.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di NTT, Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja yaitu BPJS Bidang Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan melakukan penggalangan donasi untuk meringankan beban masyarakat.
Seluruh desa yang terdampak bencana telah terjangkau, sekaligus memastikan tidak ada desa yang terisolir
Selain menyasar kelompok ternak pada beberapa desa di Kecamatan Monta, NTB, disalurkan juga untuk peternak terdampak banjir di Kecamatan Woha, Bolo dan Madapangga.
Bantuan logistik yang diserahkan merupakan wujud kepedulian Kemnaker kepada korban bencana bandir bandang dan tanah longsor.
Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo mengatakan data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut sebanyak 174 orang.
Penanganan dampak bencana alam di NTT saat ini merupakan salah satu perhatian utama Kementan.
Sudah saatnya seorang Muslim menunjukkan kasih sayang kepada sesama umat manusia dengan membantu masyarakat di sana.