Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya inovasi dalam pertanian. Menurutnya, strategi utama dalam program PAT ini ialah penggunaan teknologi pompanisasi dan optimalisasi lahan.
Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Bulungan, menjadi salah satu daerah prioritas dalam implementasi PAT. Kementan berharap bahwa dengan memanfaatkan lahan potensial, Indonesia dapat mengatasi tantangan pangan yang kian mendesak.
Program PAT ini ditargetkan mampu meningkatkan produksi beras nasional hingga 35 juta ton pada tahun 2024, dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian, khususnya di tengah tantangan krisis pangan global.
Wamentan Sudaryono menyoroti potensi Indonesia sebagai negara tropis dalam memproduksi berbagai komoditas pertanian. Ia berharap adanya transfer teknologi dari Jepang agar produk hortikultura Indonesia dapat memenuhi standar kualitas internasional.
Jerry menyisihkan Rp20 dari tiap butir kelapa yang diolah di pabrik kelapa miliknya untuk mencetak 1000 sarjana pertanian.
Ketua adat dari salah satu marga di Kampung Kaliki, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke Albertus Mahuse mengatakan, warganya sudah mengajukan dari 5 tahun lalu, agar lahan mereka bermanfaat. Dan baru bisa dibantu pemerintah saat ini dengan dibukakan lahan seluas 1.000 ha yang terbagi di 3 titik.
Dukung program Parabowo, Yayasan JHL Merah Putih Kasih siap cetak 1.000 sarjana pertanian
Universitas Lampung (Unila) menjalin kerja sama dengan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) dalam mencetak 1.000 sarjana pertanian dalam lima tahun ke depan.
Di tengah tantangan krisis pangan global dan fluktuasi harga beras domestik, program PAT ini bertujuan meningkatkan produktivitas padi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara
Tingkatkan Ekonomi Desa, Kementan Gelar Pelatihan Lembaga Keuangan di Sulteng