Kim Jong Un dilaporkan mengawasi langsung uji coba rudal, yang diluncurkan dua kali dalam tempo waktu satu minggu.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo berharap pembicaraan nuklir dengan Korea Utara, dapat dimulai kembali dalam waktu cepat.
Korea Utara (Korut) kembali menembakkan dua rudal balistik jarak pendek di lepas pantai timur, pada Rabu (31/7) pagi.
Kementerian Antar Korea yang bertanggung jawab atas hubungan dua negara, sudah memberi tahu Pyongyang, bahwa ABK mereka yang ditahan akan kembali
Menyusutnya ekonomi Korut terjadi pasca dijatuhi sanksi internasional terkait proyek nuklir, serta kekeringan parah yang melanda negara tersebut.
Ini merupakan rudal pertama yang diluncurkan Korut dalam lebih dari dua bulan terakhir
Pejabat tinggi Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa latihan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Korsel, akan berjalan sesuai rencana bulan depan.
Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) yang tergabung dalam Grup H, akan bertanding kandang dan tandang.
AS nampaknya belum mengubah strateginya dalam perundingan nuklir dengan Korea Utara (Korut), yang sebelumnya kerap menemui kegagalan.
Zona Demiliterisasi (DMZ) yang terletak di Panmunjom, perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara, menjadi saksi bisu pertemuan bersejarah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un