Antara 2014 dan 2018, Arab Saudi menerima 22 persen dari ekspor senjata AS, meningkat tajam dari 4,9 persen dari 2009 hingga 2013.
Insiden itu berdampak negatif pada keamanan transportasi laut di kawasan itu.
Arab Saudi mengklaim bahwa dua kapal minyak telah diserang di perairan dekat Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (13/5).
Kementerian juga meminta Riyadh untuk menghapus tindakan diskriminatif terhadap Qatar dan penduduk negara Teluk Persia.
Nurhasanah selalu menghindar saat diajak berkomunikasi, sehingga pihak keluarga di Serang curiga kemungkinan ada upaya intimidasi dari majikan.
Direktur jenderal SCTH untuk wilayah Riyadh, Abdulaziz Aal Hassan, mengatakan rencana pariwisata itu melibatkan inspeksi akomodasi, agen dan layanan.
Sehingga jumlah total perempuan sementara dibebaskan menjadi tujuh.
Penggerebekan itu menargetkan lokasi perawatan drone, sistem komunikasi, dan lokasi para pakar
Arab Saudi menyatakan siap untuk menggantikan posisi Iran sebagai pemasok minyak dunia setelah Amerika Serikat (AS) mengakhiri keringanan sanksi kepada eksportir minyak mentah Negeri Para Mullah itu.