Para donor sedang mengupayakan diberlakukannya reformasi yang telah lama dituntut dengan imbalan bantuan keuangan untuk menarik Lebanon dari kehancuran ekonomi.
Penyelidikan terbaru terkait ledakan dashyat yang terjadi di Beirut minggu lalu menemukan bahwa hampir 3.000 ton amonium nitrat yang menyebabkan ledakan besar di Beirut
Prancis telah berpartisipasi dalam penyelidikan yang sedang berlangsung sejak 4 Agustus
Presiden Lebanon Michel Aoun meminta negara-negara Arab hari ini untuk mendukung Lebanon setelah ledakan besar di pelabuhan Beirut
Lebanon memperoleh kemerdekaan dari penjajahan Prancis lebih dari tujuh dekade lalu. Namun, Aoun menolak seruan untuk penyelidikan internasional dalam pidatonya pada Jumat (7/8).
Program Pangan Dunia (WFP) PBB memperingatkan bahwa ketika Lebanon mengimpor 85% makanannya yang rusak secara ekonomi, alirannya bisa rusak parah.
Media yang menyebarkan tuduhan Hizbullah memiliki rudal di pelabuhan tersebut memiliki motivasi politik dan berusaha untuk memicu perang saudara di Lebanon.
Politisi Druze Lebanon, Walid Jumblatt, meminta penyelidikan internasional atas ledakan pelabuhan Beirut
Tiga puluh tujuh kontainer bahan kimia tersebut diimpor dari Korea Selatan pada 2015 oleh sebuah perusahaan India untuk digunakan dalam pembuatan pupuk tetapi disita setelah bahan tersebut ditemukan berkadar bahan peledak.
Lebanon menerima empat rumah sakit lapangan dari Qatar, Iran dan Yordania