Sekretaris Jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon, Sayyed Hassan Nasrallah menyebut pengakuan Yerusalem (al-Quds) sebagai ibukota Israel merupakan penghinaan.
Duta Besar Palestina untuk Iran mengecam keputusan Presiden Amerika Seriakt, Donald Trump untuk mengakui al-Quds sebagai ibukota rezim Israel
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa al-Quds (Yerusalem) akan tetap menjadi milik negara Arab dan Islam.
Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Mike Pompeo menyebut telah mengirimi surat peringatan kepada memimpin Pasukan Pengawal Revolusi Islam Quds, Mayjen Qasem Soleimani terkait kepentingan Amerika Serikat di Irak
Panglima Angkatan Udara Quds mengecam kehadiran Amerika Serikat di Timur Tengah. Ia mengatakan ketakutan pasukan Amerika disebabkan oleh ketidaksetiaan mereka.
Hari Quds Internasional diprakarsai oleh pendiri Republik Islam Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1979 untuk menunjukkan aksi solidaritas dengan orang-orang Palestina dan menentang rezim Zionis