Hal ini dilakukan pasca terbunuhnya komandan Pasukan Quds Iran, Jenderal Qassem Soleimani, dalam serangan udara Amerika Serikat (AS).
Bahr Aluloom mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk serangan udara dan pembunuhan yang dilakukan oleh AS, yang kini membuat tensi di Teluk semakin memanas.
Keputusan itu menyusul pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di ibukota Irak, Baghdad pada Jumat pekan lalu.
Putri sang jenderal, Zainab, dalam kerumunan peziarah mengecam Washington dan mengancam akan melakukan serangan balasan terhadap tentara AS yang ada di Timur Tengah.
Dia menepis spekulasi mengenai serangan balasan Iran, dan menggambarkan ancaman yang ditimbulkan oleh Soleimani dalam jangka panjang akan berdampak luas.
Pasukan yang bersekutu dengan GNA menggambarkan serangan itu sebagai serangan udara yang diluncurkan oleh LNA
Pentagon mengklaim serangan itu dimaksudkan untuk menghalangi rencana Iran menyerang kepentingan AS di wilayah tersebut.
Jasad komandan militer Iran, Qassem Soleimani yang terbunuh di Irak dalam serangan militer Amerika Serikat (AS), dipulangkan ke Iran pada Minggu (5/1)
Jumlah korban tewas akibat serangan udara yang menyasar akademi militer di ibukota Libya pada Minggu (5/1), naik menjadi 30 orang
Ancaman Trump itu datang setelah pemerintah Iran mengatakan akan memberikan respons yang keras terhadap serangan AS.