China kembali menguji Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump setelah merampungkan beberapa pembagunan struktur di pulau buatan .
Siti terakhir kali masuk ke Malaysia 16 November tahun lalu melalui Terminal Feri Antar bangsa Stulang Laut, Johor Bahru.
Ahli Sinologi dan guru besar University of Tokyo, Jepang, Prof. Shin Kawashima, meminta pemerintah Indonesia meningkatkan keamanan perbatasan di perairan, serta mewaspadai ekspansi yang dilakukan Tiongkok di Laut China Selatan.
Menyikapi lambannya upaya pemerintah dalam menyelesaikan wilayah batas (delimitasi) laut antara Indonesia dan negara-negara tetangga, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengusulkan agar segera dibuat kesepakatan ad hoc.
Para Analis mengatakan kemungkinan akan terjadi aksi militer AS, atau bahkan blokade laut.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis pada Sabtu (04/02) menepis isu yang mengatakan AS gerakkaan militer di Laut Cina Selatan untuk bersaing dengan China.
Video tersebut telah menjadi berita di China sendiri dan mendapat apresiasi yang cukup lumayan dari warga China.
Kita akan melakukan perang di Laut Cina Selatan lima sampai sepuluh tahun, tidak ada keraguan untuk itu.
Rapat luar biasa ini, bisa dipastikan ada kaitannya dengan mundurnya petinggi perusahaan bergambar kuda laut itu
Tillerson mengatakan bahwa China harus berhenti membangun pulau di Laut China Selatan.