Sebuah laporan yang dirilis Save
the Children, menunjukkan tiap tujuh detik terjadi pernikahan anak-anak gadis yang masih berusia di bawah lima belas tahun.
Usai menjalani puasa selama 68 hari dan dipaksa mengikuti ritual diakhir puasanya, seorang gadis tiga belas tahun dinyatakan tewas akibat gagal jantung.
Kelumpuhan itu sempat membuat Rinja putus asa dan berhenti sekolah. Namun semangat gadis berambut ikal ini kembali tumbuh atas dukungan orang tuanya.
Maria Miller, seorang anggota dewan dan ketua komite diberitakan Antara mengatakan, laporan tersebut menemukan guru sering menganggap pelecehan seksual sebagai lelucon.