Kunjungan Presiden Jokowi ke Markas TNI dan Polri sebagai upaya untuk "menjinakkan" aparat keamanan dan pertahanan negara.
Pasca demo akbar sejumlah Ormas Islam pada 4 November yang lalu, Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Polri dan TN.
Delapan perwakilan pendemo melakukan negosiasi dengan perwakilan anggota DPR dan MPR.
Pengamanan Gedung DPR diambil alih oleh aparat gabungan TNI dan Polri. Hal itu mengantisipasi ribuan massa demonstrasi di depan Gedung DPR.
Puluhan aparat keamanan gabungan dari Kepolisian dan TNI telah bersiaga di depan Gerbang Pintu Utama Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jumat (4/11) malam.
Aparat kepolisian dan TNI diminta untuk waspada terhadap para pihak yang menyusupi demo besar-besaran dari sejumlah Ormas Islam pada Jumat (4/11) nanti.
TNI dan Polri juga akan turut berpartisipasi pada pelaksanaan Apel Akbar Santri
Tulisan Mantan Kepala Pusat Pembinaan Mental Tentara Nasional Indonesia Brigjen (Purn) TNI Azis Ahmadi
Pemerintah mengusulkan adanya pemangkasan anggaran di awal tahun 2017 sebesar Rp20,8 triliun
Harapan TNI untuk kembali diberikan hak politik dikarenakan kurangnya perhatian dari negara, sehingga menimbulkan kecemburuan.