Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus memantau dan memastikan agar ketersediaan pangan khususnya daging sapi ini dan juga harganya dapat terjangkau oleh masyarakat.
Kementan akan meningkatkan sinergi dengan pihak terkait untuk mengamankan ketersediaan maupun distribusi pangan secara umum.
Sejak tahun 2016, Kalsel sudah memperoduksi sebanyak 2 juta ton gabah.
Perekonomian Lebanon yang memburuk, pengurangan subsidi dan gejolak politik yang diperkirakan telah membuat penduduk berisiko kelaparan akut dalam beberapa bulan.
Penduduk pesisir dapat memanfaatkan potensi pangan non beras yang dapat dikelola di lahan daratan di sekitar wilayah pesisir.
Pertanian konvensional saat ini sudah tidak realistis untuk diterapkan pada kehidupan yang serba moden.
Kementan telah berhasil membuat program pangan yang sangat inovatif, diantaranya dengan mendorong penerapan inovasi teknologi dan mekanisasi, agroprenur dan petani millenial.
Program-program strategis Kementerian Pertanian ini adalah aksi nyata dalam rangka Pencegahan dan Perlindungan dari dampak penyebaran virus Covid-19 di sektor pertanian.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga menekankan upaya meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pemerintah bisa memanfaatkan lahan tidur.