Kapal yang dikenal sebagai "Wise Honest" itu disebut melanggar sanksi AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena mengeluarkan batu bara dari Korea Utara.
Beberapa hari lalu, Pyongyang menembakkan "beberapa proyektil jarak dekat" di lepas Pantai Timur dari Semenanjung Hodo dekat Kota Wonsan.
Korea Utara berada di bawah moratorium PBB untuk menguji segala jenis senjata nuklir sejak 2006, setelah negara itu melakukan uji coba senjata nuklir secara sepihak.
Penyatuan dua unsur kebudayaan antara Korea dan Banyuwangi menjadi pemandangan menarik yang dihelat Sayee.
Analis menafsirkan tes senjata terbaru sebagai upaya untuk menekan Washington.
Korea Utara (Korut) menembakkan sejumlah proyektil jarak pendek ke laut lepas pantai timur pada Sabtu (4/5).
Akhir November 2017, Pyongyang menembakkan rudal balistik antarbenua Hwasong-15.
Proses denuklirisasi pun mandek sejak perundingan Washington-Pyongyang Februari lalu tak mencapai kesepakatan apapun.
Korea Utara selama bertahun-tahun berada di bawah serangkaian sanksi keras yang dijatuhkan AS dan PBB untuk program-program rudal balistik nuklir dan balistiknya.
Adapun pertandingan tersebut rencananya akan digelar di Busan, Korea Selatan pada 7 Juni 2019 mendatang.