Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pemerintah harus mengelola dana APBN dengan memprioritaskan kepentingan rakyat.
Ketua DPR RI Puan Maharani menerima Pengantar Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sampai dengan 31 Juli, meskipun APBN sudah membuat posturnya seperti itu, dari pembiayaan utang yang Rp648 triliun, baru realisasi Rp266,3 triliun
APBN 2024 saat ini defisit karena ada perubahan di sisi pendapatan negara dari pajak, bea cukai, PNBP serta hibah
Realisasi tersebut mencakup 26,4 persen dari pagu anggaran yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp42,5 triliun untuk 2024
Angka ini setara 47,5% dari pagu anggaran sudah dibelanjakan bulan Juli 2024 atau naik 14,7 persen secara tahunan (yoy)
Jajaran Kemenkeu harus memahami APBN dan APBD untuk berada dalam frekuensi yang sama dalam memahami amanah pengelolaan keuangan negara
Moeldoko pastikan pembangunan IKN sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)
Sementara perihal anggaran untuk makan bergizi gratis tersebut, ia mengatakan belum ada perubahan, yakni masih sebesar Rp71 triliun
Sri Mulyani kemudian memaparkan jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mendukung sepak bola nasional