Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari perundingan kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan European Free Trade Association (Indonesia-EFTA CEPA) yang telah ditandatangani pada tahun 2018 dan kemudian difinalkan pada tahun 2019.
Perundingan-perundingan antarlegislatif lebih bersifat informal dan tak terikat dengan berbagai protokol yang mengikat pemerintahan.
Menjelang Expo 2020 Dubai, pemerintah ingin memanfaatkan momen untuk menggenjot ekspor produk lokal ke UEA.
ICA-CEPA dapat memberikan berbagai manfaat peluang perdagangan dan investasi bagi pelaku usaha dari kedua negara secara menyeluruh.
Kedua negara harus menyelesaikan konflik dengan cara-cara beradab dan manusiawi, serta kembali ke meja perundingan.
Menurut Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga, perundingan ini penting untuk segera dituntaskan karena membuka potensi pada tiga hal, yaitu peningkatan ekspor, dukungan bagi industri dalam negeri, dan peningkatan investasi.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga memimpin rapat pleno jelang putaran ke-10 perundingan Indonesia-Uni Eropa CEPA yang akan diadakan akhir Februari ini.
Jerry yang ditugaskan Presiden Joko Widodo mempercepat perundingan mengatakan dengan IK-CEPA, akses produk barang dan jasa Indonesia ke Korea Selatan (Korsel) akan makin mudah dan murah.
Dicetuskan oleh Marie Elka Pangestu saat masih menjadi Menteri Perdagangan era SBY, RCEP diselesaikan dan ditandatangani di era Presiden Joko Widodo. Wamen Jerry diberi tugas oleh Presiden untuk percepatan perundingan dagang internasional tersebut.
Sebagai bagian dari perundingan berdurasi 18 bulan tersebut, UEA menyetujui hubungan normal dengan Israel, sementara Israel setuju untuk melanjutkan rencana penangguhan aneksasi Tepi Barat.