Leicester City adalah muka baru di Liga Champion ini. Meski terseok-seok di liga primer dan terancam degradasi, namun torehan tak pernah kalah dari lima kali bertanding.
Bermain tandang membuat pasukan Claudio Ranieri sedikit kesulitan. Sehingga pada babak kedua pelatih berjuluk the thinker itu mengubar formasi menjadi 4-4-2.
Kami bekerja sangat baik, kinerja yang baik. Benar-benar berbeda dari pertandingan terakhir kami Premier League.
Kemenangan ini membawa Liverpool bertengger di posisi kelima klasemen sementara
Leicester mendapatkan hadiah penalti pada menit 54 setelah Shinji Okazaki dijatuhkan oleh Jordi Amat di dalam kotak terlarang. Sayangnya, sang eksekutornya, Riyad Mahrez gagal