Zarif mengatakan, tiga pihak Eropa dalam perjanjian nuklir, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), sudash gagal memenuhi kewajiban mereka di bawah pakta dan bahkan melanggarnya dalam beberapa kasus.
Sementara Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menegaskan kembali komitmennya untuk meninggalkan UE pada 31 Oktober mendatang, kendati ada kemungkinan tidak mencapai jalan keluar.
Saat ini diketahui jumlah kunjungan wisatwan Eropa ke Bali kian menurun. Untuk itu Pemerintah Provinsi Bali tengah berupaya genjot infrastruktur dan pengelolaan sampah demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan.
Hubungan AS-Iran memanas sejak Mei 2018, saat Trump secara sepihak keluar dari kesepakatan nuklir multilateral dengan Iran, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan memberlakukan sanksi terberat yang pernah ada untuk menekan Iran.
Para pejabat AS umumnya kritis terhadap BRI karena masalah yang diketahui terkait korupsi, kesulitan hutang, kerusakan lingkungan, dan kurangnya transparansi Eropa dan Afrika.
Boris Johnson bersumpah kemarin bahwa dia tidak akan mundur sebagai perdana menteri Inggris bahkan jika dia gagal mendapatkan kesepakatan untuk meninggalkan Uni Eropa
Eropa tidak akan melakukan apa pun untuk Rebuplik Islam Iran ke depannnya dan inilah sebabnya Iran seharusnya tidak menaruh harapan pada Eropa.
Konflik Israel-Palestina, ancaman Iran, hingga kepergian Inggris dari Uni Eropa (Brexit) akan menjadi topik pembicaraan hari ketiga Sidang Umum PBB, pada Kamis (26/9).
PKK yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi
Ketiga negara Uni Eropa (UE) itu gagal memenuhi komitmennya masing-masing dalam perjanjian nuklir 2015.