Aksi teror bom bunuh diri di Surabaya yang dilakukan oleh sekelompok keluarga dinilai sebagai tindakan konyol dan sakit jiwa. Sebab, para pelaku teroris rela mengorbankan nyawa keluarga demi kepentingan yang sesat.
Para pelaku bahkan sempat berencana melakukan aksi teror di Mako Brimob beberapa waktu lalu
Dikabarkan, dua orang dari pelaku berhasil ditembak. Satu orang tewas. Dan saat ini kepolisian masih mendalami kejadian tersebut.
Pemerintah sudah melakukan penelusuran dan menemukan pelaku yang mengunggah video tersebut di media sosial.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menegaskan, pelaku teror bom bunuh diri di gereja Surabaya bukan Islam. Mereka adalah robot yang diprogram untuk merusak citra Islam.
al lain yang menarik dari peluncuran Padu Satu, tersedianya berbagai fasilitas yang memanjakan pelaku usaha dalam mengurus perizinan
Terduga pelaku bom bunuh diri di tiga gereja, Rusunawa Wonocolo, dan Mapolrestabes Surabaya sejauh ini terkait kelompok JAD Surabaya.
Dua pasang pelaku pengeboman yang naik motor meninggal dunia di tempat.
Petugas berhasil menangkap beberapa orang pelaku, termasuk juga menyita beberapa barang bukti bom yang belum sempat meledak.
Pelaku ledakan bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo diketahui bernama Anton. Polisi menembak mati Anton di lokasi kejadian karena mancoba mengancam akan meledakkan bom.