Sanksi AS telah melumpuhkan ekonomi Iran tetapi sejauh ini belum mengarah pada pembukaan negosiasi kesepakatan nuklir baru antara Iran dan AS.
Iran telah mencatat 49.348 kematian akibat COVID-19 dan 1.003.494 infeksi sejak mengumumkan kasus pertamanya pada Februari 2020.
Lima ilmuwan nuklir Iran peringkat atas telah menjadi sasaran upaya pembunuhan sejak 2010
Pernyataan itu muncul dua hari setelah Menteri Intelijen Iran, Mahmoud Alavi mengatakan pasukan keamanan negara telah menemukan banyak petunjuk baru tentang pembunuhan Fakhrizadeh baru-baru ini.
Presiden Iran Hasan Rohani menyatakan dukungan kuat Iran untuk rakyat Palestina untuk mencapai cita-cita mereka.
Uni Eropa (UE) tetap berniat untuk mempertahankan kesepakatan nuklir Iran
Seruan untuk membalas dendam atas pembunuhan ilmuwan nuklir top Iran semakin keras dengan serangkaian demonstrasi yang diadakan di seluruh negeri
Iran menuduh musuh bebuyutan Israel berusaha menabur kekacauan dengan membunuh Mohsen Fakhrizadeh yang berusia 59 tahun dan secara tegas menyiratkan bahwa negara Yahudi itu bertindak dengan restu AS.
Seorang ilmuwan nuklir Iran yang telah lama dicurigai oleh Barat sebagai dalang program senjata atom rahasia dibunuh di dekat Teheran