Untuk pertemuan dengan Pak Prabowo, seperti yang sudah disampaikan, tetap dalam komunikasi yang intensif. Dan apakah akan menempatkan salah satu kader atau tidak, kita tunggu saja.
Hal ini penting dilakukan karena selama ini banyak laporan yang menyatakan BLT tidak tepat sasaran. Penerimanya itu-itu saja, bahkan orang yang relatif berada, sementara masyarakat yang lebih pantas malah tidak mendapatkan BLT.
Masalah tanggal, masalah tempat, ini juga masih dipastikan karena masing-masing saling mencocokkan.
Di tempat yang asyik. Tempat kan hanya tempat yang pasti, yang penting adalah pertemuannya.
Presiden terpilih Prabowo Subianto masih melakukan simulasi terhadap jumlah nomenklatur kementerian pada kabinetnya mendatang
Saya juga mohon maaf apabila dalam pekerjaan saya selama lima tahun sebagai menteri pertahanan ada mengecewakan saudara-saudara sekalian tetapi saya ingin sodara-sodara yakin niat saya semata-mata menjaga kepentingan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
Ini lagi dimatangkan, kan dengan adanya rencana penambahan kementerian, sepertinya ada kemungkinan harus ada penambahan komisi untuk bisa kemudian memperkuat kemitraan antara pemerintah dengan Legislatif.