Kendati Pemilu 2024 masih tersisa waktu tiga tahun lagi, namun diskursus soal elektoral sudah ramai diperbincangkan. Mulai dari analisa survei hingga kalkulasi pasangan calon. Yang teranyar, ada pula kelompok yang menyuarakan tidak memilih alias golput.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattaliti, menilai ambang batas calon presiden atau presidential threshold, memiliki banyak mudharat daripada manfaat. LaNyalla menilai butuh amandemen ke-5 untuk memperbaikinya.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) masih membuka kesempatan bagi calon pelatih ahli program Sekolah Penggerak tahun 2021 hingga 5 Juni 2021.
Di antara 585 calon lainnya yang didiskualifikasi oleh dewan adalah penasihat pemimpin tertinggi dan mantan ketua parlemen Ali Larijani dan Wakil Presiden Pertama reformis saat ini Eshaq Jahangiri.
PDI Perjuangan tidak mempersoalkan apabila Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
Meski elektabilitasnya tengah meroket di sejumlah survei, Partai Gerindra belum membahas rencana Prabowo Subianto untuk maju kembali sebagai calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.
Arsjad Rasjid secara resmi mendafrkan diri sebagai calon Ketua Kadin periode 2021-2026.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan putra-putri terbaik bangsa seharusnya memiliki peluang yang sama dalam pemilihan calon presiden (capres). Namun, peluang tersebut dihambat Presidential Threshold yang mengharuskan capres berasal dari partai politik atau gabungan partai politik dengan ambang batas tertentu.
Parpol adalah pengusul nama pasangan calon presiden.
Ketua DPR RI, Puan Maharani dinilai sebagai sosok yang tepat untuk diusung sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024. Bukan saja kader terbaik PDI Perjuangan (PDIP), Puan juga salah satu tokoh terbaik nasional saat ini.