Sejumlah tentara mulai mendorong dan menyuruh mereka (Rohingnya) berkumpul di pos keamanan terdekat.
Menurut keterangan Polisi, etnis Rohingya menyerang mereka dengan pedang dan melemparkan batu ke arah mereka, hingga melukai beberapa petugas.
Tentara berada di setiap sudut kamp Jamtoli dan Hakimpara untuk memeriksa orang-orang. Mereka tidak mengizinkan pengungsi bergerak dari kamp ke kamp.
Ratusan ribu Muslim Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh, dengan alasan pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran, tidak akan dipulangkan secara paksa.
PBB berharap Jenderal militer Myanmar dituntut. Dalam laporan TPF kepada Dewan HAM di Jenewa pada September lalu tercantum enam nama tersangka pelaku kejahatan di bawah hukum internasional.
Dia mengatakan kloter pertama merupakan bagian dari 2,260 pengungsi yang kini berada di kamp-kamp besar di Bangladesh tenggara
Mengembalikan pengungsi Rohingya ke Myanmar akan menimbulkan risiko serius terhadap pelanggaran hak asasi manusia, kata kepala komisi hak asasi manusia PBB
UNHCR enggan ditarik dalam kepentingan mendukung kamp jangka panjang untuk pengungsi Rohingya.
Amnesti International mengumumkan pada Senin (12/11) bahwa mereka mencabut penghargaan hak asasi manusia, yang pernah diberikan kepada Aung San Suu Kyi sebagai respon atas ketidakpedulian terhadap kekejaman yang dilakukan terhadap Rohingya
Beberapa pengungsi juga masih trauma atas pembantaian mengerikan di wilayah tersebut tahun lalu.