Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan perjanjian nuklir yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tidak dapat dinegosiasikan kembali.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya menangguhkan sanksi kepada Iran.
Pada Jumat (12/1) hari ini, Ia diperkiran akan mengumumkan hidup dan matinya kesepakan yang dikenal Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
Kesepakatan nuklir itu penting bagi negara-negara Eropa, karena mereka ingin memperluas hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Iran.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in tidak berencana untuk mengurangi sanksi atas Korea Utara, kecuali Pyongyang memutuskan untuk menghentikan program rudal .
Pertemuan itu juga akan dihadiri oleh Prancis, Jerman, dan Inggris.
JCPOA membuktikan pengalaman sukses di panggung internasional. Ia memperingatkan, kawasan Timur Tengah tidak akan aman tanpa kesepakatan nuklir.
Nikki Haley mengatakan kicauan Donald Trump yang menyebut tombol nuklir AS lebih besar daripada Korea Utara (Korut) berada di bawah jari kaki Kim Jong un.
Jepan melakukan berbagai cara untuk agar Pyongyang meninggalkan kegiatan nuklir dan rudalnya.
Donald Trump meminta kepada pemerintahannya menyampaikan pesan kepada Kim Jong Un bahwa Amerika Serikat (AS) juga memiliki tombol di atas meja untuk meluncurkan nuklir.