Iran tidak berupaya mengembangkan bom nuklir, tetapi tanggapan Tehran terhadap penarikan AS akan memulai kembali produksi uranium yang diperkaya bahan pembuat bom.
Sabtu pagi waktu setempat itu menyatakan akan terus mendesak Korut, sampai benar-benar meninggalkan semua senjata pemusnah massal
Kim Jong-un menegaskan bahwa negaranya akan menangguhkan semua tes rudal, dan menutup sejumlah tempat uji coba nuklir.
Pernyataan bersama yang dimulai di The Guardian, Der Spiegel, The New York Times, dan Le Monde itu mendesak Paman Sam meninjau kembali
Eropa membujuk Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk tidak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, tetapi tidak memberikan sanksi baru terhadap Teheran.
Uni Eropa (UE) gagal menyepakati sanksi baru untuk Iran dalam pertemuan yang digelar Senin (16/4) kemarin.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir meragukan Amerika Serikat dan Eropa akan mencapai kesepakatan untuk meninjau kesepakatan nuklir 2015.
kesepakatan ini akan jauh berbeda dengan yang terdahulu yang telah gagal mengekang program nuklir Korea Utara.
Tekanan maksimum diperlukan hingga Pyongyang meninggalkan program nuklir dan rudalnya dengan cara yang dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah
Kedua pemimpin dikatakan telah menyetujui komitmen mereka untuk denuklirisasi dan perdamaian di Semenanjung Korea