Pemimpin 78 tahun mengungkapakan bahwa masalah Washington dengan Republik Islam Iran bukanlah pada masalah nuklir, melaikan masalah lain.
Misil-misil itu ditembakkan oleh Houthi dari seberang perbatasan Yaman. Kejadian tak berselang lama setelah Donald Trump manarik Amerika Serikat dari kesepakat nuklir.
Trump mengulangi sikap kerasnya pada kesepakatan itu, mengatakan bahwa pihaknya gagal mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir atau mendukung terorisme di kawasan itu.
Obama menilai keputusan Donald Trump keluar dari kesepakatan nuklir Iran, dapat menimbulkan akibat yang fatal.
Rouhani meminta Badan Energi Atom Iran supaya segera bersiap untuk melakukan tindakan apapun
Rencana Aksi Komprehensif Gabungan yang ditandatangani pada tahun 2015 dengan kekuatan dunia.
Tehran dapat tetap dalam kesepakatan nuklir 2015 tanpa Amerika Serikat (AS) jika kepentingannya dijamin, jika tidak, ia memiliki rencana lain.
Iran siap menerima keputusan apapun dari Presiden AS, Donald Trump, yang mengatakan akan mundur dari perjanjian nuklir.
Donald Trump masih bergeming untuk menarik diri dari perjanjian nuklir Iran 2015.
Kim Jong-un berjanji kepada China untuk memegang komitmen denuklirisasi.