Setelah Washington 8 Mei dari Kesepakatan Iran, AS memberikan waktu 90 hingga 180 hari ke negara-negara lain untuk merombak pakta nuklir 2015 sebelum memberlakukan kembali sanksi-sanksi terhadap Teheran pada 4 November.
India menandatangani kesepakatan senilai USD5 miliar untuk membeli sistem rudal pertahanan udara S-400 ketika Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi India pada 5 Oktober.
Larijani mengatakan, keluarnya Paman Sam dari kesepakatan nuklir multilateral 2015 di bulan Mei adalah contoh nyata tindakan sepihak itu.
Perdana menteri Inggris berkata negara ini akan meninggalkan blok Eropa tanpa kesepakatan, kalau perlu.
Gedung Putih juga membuat dirinya terisolasi pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, karena negara-negara anggota (JCPOA, Red) justru mendukung kesepakatan nuklir 2015.
Amerika Serikat (AS) cepat atau lambat akan bergabung kembali dengan rekan-rekannya pada kesepakatan nuklir 2015.
Trump juga mengungkapkan rincian kebijakan yang disebut "kesepakatan abad ini" untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Bolton juga mengkritik kesepakatan nuklir 2015. Ia menyebutnya sebagai bencana diplomatik paling terburuk sepanjang sejarah Amerika.
Kedua pihak ingin mendapatkan kesepakatan pada bulan November. Para pemimpin Uni Eropa telah mendorong pemisahan yang kurang berat, serupa dengan Norwegia.
Perusahaa pembuat mobil mewah Jerman BMW mengatakan akan menutup pabrik di Inggris untuk meminimalkan potensi gangguan jika tidak ada kesepakatan Brexit tercapai.