Pernyataan itu disampaikan Guru Besar Universitas Indonesia Prof. Hamdi Muluk, saat menjadi pembicara pada diskusi pilar negara, kerjasama MPR dengan wartawan parlemen.
Dulu ia hanya bercita-cita menjadi seorang guru.
Para peserta merupakan guru olahraga di SMA/SMK yang memiliki organisasi kepecintaalaman, ekstra kurikuler panjat tebing, maupun sekolah yang belum memiliki fokus keilmuan di bidang kepecintaalaman.
Tak tanggung sekitar 41 juta poundsterling dialokasikan ke sekolah untuk mendapatkan buku teks baru dan untuk mendanai pelatihan guru.
Guru Besar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia Mudzakir menjelaskan kedudukan dan pengertian hak imunitas yang tersemat pada diri seorang anggota DPR dihadapan hukum
Gelar ini bermakna guru besar pemimpin yang menerangi bumi pertiwi.
Kegiatan filateli edukatif ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan informasi serta edukasi kepada siswa dan guru-guru.
Dalam orasi kebangsaannya, Zulkifli Hasan sampaikan bahwa Pendidikan berkualitas dimulai dengan meningkatkan kesejahteraan Guru dan tenaga pengajar.
Perbuatan tak terpuji ini dilakukan sang guru untuk keperluan mudik dan membeli pakaian, sendal, sepatu telepon seluler baru.
Indonesia juga mengalami kekurangan guru besar atau profesor.