pandemi Covid-19 masih menjadi momok.
Karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak akan mengangkat kembali jemaah haji Indonesia.
Hanya beberapa hari sebelum laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G, Tim Nasional Sepak Bola Indonesia mengambil keputusan untuk memulangkan salah seorang pemainnya, Nurhidayat Haji Haris, karena tindakan indisipliner.
Menag beralasan keputusan itu didasari pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia. Karena itu, kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.
Kalangan dewan meminta Kementerian Agama RI untuk realistis melihat pelaksanaan ibadah haji tahun 2021.
Indonesia dikabarkan tidak mendapatkan kuota haji tahun 2021 lantaran masalah vaksin. Informasi ini langsung ditanggapi Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan pemerintah Arab Saudi belum memberi kepastian terkait kuota haji 2021 untuk Indonesia.
Pimpinan DPR menyampaikan bahwa Indonesia belum mendapat kuota ibadah haji tahun 2021. Namun, hingga saat ini belum diketahui apa penyebab Indonesia belum mendapat kuota haji tahun ini.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, didaulat menjadi keynote speaker dalam Rapat Kerja Nasional Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (Kapten) Indonesia, yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sabtu (29/5).
Jika benar bahwa Saudi membuka pemberangkatan haji 1442 H untuk jemaah dari luar negaranya, meski kuotanya terbatas, tentu ini harus kita syukuri.